Kanal Mimbar Islam ini saya buat bukanlah bertujuan untuk menggurui atau merasa paling benar. Sejatinya kanal ini timbul karena daya ingat saya yang cukup terbatas untuk menghapal segala hal yang berbau agama. Oleh karena itu kanal ini saya jadikan sebagai sebuah arsip, pengingat bagi saya pribadi. Jika saja teman-teman mendapatkan manfaat dari apa yang saya bagikan maka Alhamdulillah. Saya juga menerima masukan untuk memperbaiki apa-apa yang dianggap tidak sesuai.
Dua puisi ini saya buat tahun 2015, dan 2 tahun kemudian baru diterbitkan oleh Harian Analisa edisi ujung tahun, 31 Desember 2017. Kali ini bersanding dengan puisi lelaki yang mengaku legend dalam hidup (Abd. Rahman M, beliau orang yang mengenalkan saya dalam dunia tulis menulis. Sungkem guru....) Terima kasih kepada redaksi Taman Remaja Pelajar Harian Analisa. Alda Muhsi Sajak Penutup Tahun / 1 Ibarat pepohonan kita adalah daun pada batang paling ujung kerap terombang-ambing disapu angin menunggu gugur di pematang yang entah Sajak Penutup Tahun / 2 Dan pada malam-malam dekat akhir laju waktu berpacu cepat tanpa memandang spasi adapun kenangan yang tertinggal takkan sempat diratapi kau dan aku hanya perlu restorasi * SSSK, jelang Desember 2015 Abd Rahman M Januari / 1 Januari terhitung setengah jari manis yang melingkar cincin kenangan amis alkisah separuh kecupan kau tuang di cangkir kosong alunan jam di pajang terang jarimu menggulung sehelai kertas ya...
Komentar
Posting Komentar