Menyambut hardiknas 2 Mei 2017 saya menulis puisi yang kemudian dipublikasikan pertama kali oleh Harian Analisa edisi Rabu, 3 Mei 2017.
![]() |
| Ilustrasi: Irfan Alma |
CAHAYA
PENDIDIKAN /1
Seberapa lama kita akan memejamkan mata
dikurung kebodohan yang semakin melingkar,
melingkupi hingga mata kaki
kerap disembur caci maki,
setelah kerangkeng tersusun rapi
dikurung kebodohan yang semakin melingkar,
melingkupi hingga mata kaki
kerap disembur caci maki,
setelah kerangkeng tersusun rapi
SSSK, Mei 2017
CAHAYA
PENDIDIKAN /2
Seberapa lama kita akan berdiam
memendam dendam
pada keagungan malam
jiwa-jiwa padam
kita hanya bisa bungkam
memendam dendam
pada keagungan malam
jiwa-jiwa padam
kita hanya bisa bungkam
SSSK, Mei 2017
CAHAYA
PENDIDIKAN /3
Pada langkah keberapa akan hilang kegelapan
pada musim gugur keberapa akan lepas dahaga
sungguh, yang kita butuh bukanlah kata-kata
pertentangan sudah cukup lama menetap
kita hanya butuh sebuah cahaya
untuk berjalan keluar dari segala kebodohan
pada musim gugur keberapa akan lepas dahaga
sungguh, yang kita butuh bukanlah kata-kata
pertentangan sudah cukup lama menetap
kita hanya butuh sebuah cahaya
untuk berjalan keluar dari segala kebodohan
SSSK, Mei 2017
CAHAYA
PENDIDIKAN /4
Ki, dengarlah nyanyian kami
ungkapan rasa benar atas cinta
atas tekad yang tak roboh
menopang jejak, meluruskan jalan
menuju tahta istana Tuhan
SSSK, Mei 2017
ungkapan rasa benar atas cinta
atas tekad yang tak roboh
menopang jejak, meluruskan jalan
menuju tahta istana Tuhan

Komentar
Posting Komentar